kepada....
“Oh ibu,
jika engkau adalah matahari,
Aku tak ingin datang malam hari,
Jika engkau adalah embun,
Aku ingin selalu pagi hari,
Ibu ,
derhakalah aku,
jika ditelapak kakimu tidak aku temui syurga itu.”
Assalamu’alaikum warahmatullah wa barakatuh..
Kepadamu kukirimkan salam terindah, salam sejahtera para penghuni syurga. Salam yang harumnya melebihi kesturi, sejuknya melebihi embun pagi. Salam hangat sehangat sinar mentari waktu dhuha. Salam suci sesuci air telaga kautsar yang jika diteguk akan menghilangkan dahaga selama-lamanya. Salam penghormatan, kasih dan cinta yang tiada pernah pudar dan berubah dalam segala musim dan peristiwa..
Wahai orang yang lembut hatinya,
Entah dari mana aku mulai dan menyusun kata- kata untuk mengungkapkan segala sedu sedan dan perasaan yang ada di dalam dada. Saat kaubaca suratku ini anggaplah aku ada di hadapanmu dan terima kasihku padamu yang tiada taranya.
Ibu..
Apakah aku salah menulis ini semua? Segala yang saat ini menderu di dalam dada dan jiwa. Hatiku selalu kelam oleh panderitaan. Aku merasa kau datang dengan seberkas cahaya kasih sayang. Belum penah aku merasakan rasa sayang pada seseorang sekuat rasa cintaku padamu.Aku tidak ingin mengganggu dirimu dengan kenistaan kata-kataku yang tertoreh dalam lembaran kertas ini.Jika ada yang bernuansa dosa semoga Allah mengampuninya...
Doakan Allah mengampuni diriku.maafkan atas kelancanganku...
waalaikum'mussalam..
from raiz